Androgyny Me

Me & My Androgynyous World

Berdamai dengan Perbedaan

leave a comment »

Berdamai dengan Perbedaan

Berdamai dengan Perbedaan

Mengelola adanya perbedaan dalam suatu hubungan bisa menjadi tantangan bagi pasangan. Sebagai pasangan lesbian, kita pasti senang karena kita sama-sama cewe. Persamaan inilah yang bikin kita merasa nyaman. Selain karena kita saling menyukai satu sama lain, kita bisa melakukan segala sesuatu bersama, bertukar pakaian, berbagi makanan, musik, bergosip (maklum namanya juga cewe hehe..), dll.

Tapi saat kita mencapai suatu titik, terutama menyangkut perbedaan hal itu bisa berubah, kita bisa merasa ga nyaman, takut atau bahkan marah. Contohnya nie bisa dari hal yang sepele atau bahkan sampai hal yang lebih penting seperti ga bisa masuk ke lingkungan pergaulan masing-masing, ga bisa ng-klik dengan teman masing-masing, bahkan ga menikmati aktivitas yang sama, disinilah akhirnya kita menemukan bahwa kita memiliki perbedaan.

Berdamai dengan Perbedaan

Berdamai dengan Perbedaan

Kesulitan kita dalam menghadapi perbedaan biasanya disebabkan oleh ketidaknyamanan kita dengan pemisahan-pemisahan yang kita ciptakan sendiri. Dan adanya fakta bahwa perbedaan ‘menantang’ asumsi kita tentang gimana orang-orang berpikir akan suatu hubungan. Terkadang kita percaya bahwa adanya perbedaan berarti ada masalah dalam hubungan, padahal sebenarnya hubungan itu dalam keadaan yang sehat, dan bahkan semakin mendekatkan kedua pasangan. Mungkin kita merasa ga nyaman sama privilege (keistimewaan) kita sendiri dan gimana hal itu memberikan kita kekuatan dalam menjalankan hubungan ini.

Berdamai dengan Perbedaan

Berdamai dengan Perbedaan

Jika identitas kita ‘dibungkus’ dalam orang lain, kita bisa aja menganggap dengan adanya perbedaan berarti ada sesuatu yang salah dengan kita atau mereka. Tetapi perbedaan itu hanyalah sebuah kata. Perbedaan itu ga berarti apa-apa. Tantangan yang sebenarnya adalah gimana kita menerima perbedaan dan berdamai dengan perbedaan itu. Kita bisa saling belajar tentang perbedaan satu sama lain.

Seorang partner yang membutuhkan banyak ruang bisa belajar gimana menetapkan batasan yang jelas. Sebaliknya partner yang membutuhkan sedikit ruang bisa belajar nilai ruang dan untuk ga merasa ditinggalkan saat pasangannya membutuhkan ruang.

Berdamai dengan Perbedaan

Berdamai dengan Perbedaan

Kita cenderung untuk menghapus perbedaan yang muncul, karena biasanya kita khawatir bahwa itu berarti ada yang salah dengan hubungan kita. Tapi dengan menghilangkan perbedaan kita hanya akan mengarah ke hubungan yang datar dan membosankan, dan hubungan kita menjadi teredam atau sebaliknya jadi banyak pertengkaran.

Ketidakpahaman atau menganggap remeh perbedaan bisa memicu kebencian, menurunkan hasrat, ketidakseimbangan hubungan, keputus asaan, dan frustrasi. Tapi, saat kita bisa menerima perbedaan dan membuang hal-hal negatif tentang perbedaan bisa menjauhkan kita dari masalah dan membawa hubungan menjadi lebih baik.

Dirangkum dari berbagai sumber

Written by androgynyme

July 28, 2011 at 11:52 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: